Terkadang sesuatu yang indah itu adalah yang tak pernah kita rencanakan sebelumnya. Semua itu terjadi pada seorang aku yang sedikit bertanya beratus kali bahkan jutaan kali pada hati. “Apa ini mimpi atau memang nyata?”, kalimat itulah yang senantiasa kuutarakan karena hal itu sungguhlah sangat tak dapat dipercaya pada awalnya.

Tentang apa?

Semua itu adalah ceritaku tentang aku dan suami tercinta.

Pertemuan yang tidak disengaja terjadi pada akhir tahun 2010, bulan Desember yang menjadi saksi awal pertemuan kita berdua. Tanpa episode panjang, tepat dimalam tahun baru, orang tuaku menyampaikan bahwa ada seorang pria yang berniat ingin mengkhitbahku. Siapa dia? Dia adalah seorang pria yang pada awal Desember itu berjumpa denganku di salah satu rumah kerabat. Beristiharoh, menghasilkan jawaban ‘YA’.

Peresmian pun terjadi ditanggal cantik. 010111. Dimana aku dikhitbah oleh seorang pangeran yang tak pernah aku duga kehadirannya.

Lagi-lagi episode itu tak memerlukan penantian panjang. Tepat di tanggal 09 Juli 2011, kami resmi menjadi pasangan suami istri yang bersiap merajut kehidupan penuh cinta dengan limpahan kasih sayang Allah SWT.

Mereka mempertanyakan keputusanku untuk menikah muda. Namun, apa salahanya? Semuanya sungguh menyenangkan dan membuat hati ini jauh lebih tenang. Rupanya Allah SWT telah memberikan kebahagaian yang begitu nyata kepada kami berdua, sebagai jawaban dari do’a-do’a yang selama ini dipanjatkan.

🙂