Mam, hari liburku sudah tiba namun jarak masih saja memisahkan kita. Mam, aku ingin sekali berjumpa denganmu, ingin rasanya aku memelukmu dan bercerita banyak hal. Mam, maafkanlah aku yang tak dapat memberikan keistimewaan di hari Ibu kemarin.

Mam, terima kasih atas semua nasehat dan segalanya yang telah engkau berikan kepada putrimu ini. Kini aku mengerti bahwa semua yang kau lakukan adalah bukti cintamu kepadaku, kini aku ingin berubah menjadi putri solehah yang kan senantiasa membuatmu dan Pap tersenyum bangga dan bahagia, aku ingin semua anggota keluargaku benar-benar bahagia karena adanya diriku.

Mam, terima kasih engkau telah sempat mengizinkanku untuk dekat dengan seseorang yang mampu memberikan pengaruh positif dalam kehidupanku, tapi kini aku serahkan semuanya kepada Alla dan kepadamu karena aku ingin mendapatkan yang maslahat untuk semuanya. Mam, andai engkau tahu apa yang tengah aku rasakan saat ini. Aku merasa damai dan terharu dengan semua yang telah kuterima selama 19 tahun ini.

Mam, aku bersyukur menjadi putri dari seorang Ibu sepertimu. Engkau berbeda dari orang tua yang lainnya, tak akan ada yang bisa mengalahkan cinta dan kasih sayangmu di dunia ini.

Engkaulah inspiratorku, aku ingin sekali menjadi sosok Ibu yang sempurna seperti engkau Mam.
Ridhoilah setiap niat, laku dan citaku Mam.

Aku berjanji, suatu saat nanti akan kupersembahkan sesuatu yang luar biasa untuk Mam, Pap, Kakak dan Adeku. Dan aku yakin akan ada peristiwa mengharukan dan membanggakan sama percis ketika kau memelukku karena aku telah mewujudkan harapan kecilmu Mam.

Bismillah….

“Aku mencintaimu karena Allah SWT Mam.”