08 November 2010 yang bertepatan dengan hari Senin.

Sebenarnya tidak ada hal istimewa di hari ini, lalu kenapa saya posting ya? Bagi saya hari ini sungguhlah sangat lucu dan sedikit memalukan. Begini ceritanya…

Senin kali ini saya tidak ada jadwal kuliah tapi harus tetap pergi ke kampus untuk kerja kelompok. Saya dan teman kelompok janjian di perpustakaan. Disini belum terjadi hal aneh itu dan semua terjadi saat saya masuk ke perpus kemudian mengambil nomor loker dan mengisi data pengunjung. Nomer loker yang saya ambil betuliskan kode “9O-H6”, kode tersebut saya tulis di buku pengunjung, kemudian pergi ke loker untuk menyimpan tas. Namun tiba-tiba…

9O-H6

Disinilah masalah bermula, loker yang saya tuju tidak bisa dibuka kuncinya. Padahal saya sudah ada di barisan loker 9O, ternyata 9O-H6 yang saya cari tidak ada saya malah membuka loker yang berkode 9O-06. Beberapa menit saya kebingungan diantara loker-loker yang berderet rapih, suasana disana cukup sepi. Sempat terbesit untuk bertanya kepada penjaga kenapa kode ini tidak ada, tapi saya memutuskan untuk masuk ke ruang perpustakaan saja mengingat tas yang saya bawa sangatlah kecil.

Kurang lebih saya berpenampilan seperti ini. Namun beda kostum dan yang saya tenteng bukan map tapi leppi tercinta.  Bayangkan saja.😛

 

Bayangkan

Waktu pun berlalu, masalah kode sudah saya lupakan. Hingga akhirnya teman saya datang dan kami berbincang kesana-kemari membicarakan tugas dan yang lainnya. Dia rupanya ingin pergi ke luar sebentar untuk menuju suatu tempat, saat dia membawa kunci loker yang ada di meja kami saya teringat kejadian itu dan menceritakan bahwa saya tidak menemukan loker yang berkode 9O-H6. Namun tiba-tiba ingatan saya terbuka dan berbicara.

“Ian, tahu gak ternyata tadi aku bacanya kebalik. Harusnya 9H-06 bukan 9O-H6.” Seketika tawa pun pecah di ruangan yang tidak cukup bising itu.

 

Benar (9H-06)

Ya ampun benar-benar saya tertawa pada saat itu, betapa cerobohnya saya tidak teliti dengan nomor loker itu. Padahal ini hanyalah hal kecil yang tidak memerlukan pikiran yang panjang, tidak juga membutuhkan konsentrasi tinggi, dan tidak juga membutuhkan banyak pengetahuan juga refrensi.

Untung saja tadi saya tidak bertanya kepada penjaga tentang ketiadaan nomor loker itu. Hehehe😀

Sungguh senin yang lucu dengan kejadian yang sepele. Rupanya kecerobohan saya masih belum hilang juga.

Mencoba mengambil hikmah dibalik kejadian sepele ini.

Setiap mengingat itu pasti saja ketawa sendiri.😛