Bagaimana cerita yang saya publish tadi siang? Konyol kan? Hehehe😀

Rupanya kelucuan itu tak berakhir begitu saja, selepas dari perpus pun masih ada kekonyolan-kekonyolan lain.

Seharian di perpustakaan tidak terasa, tidak sadar waktu intinya. Aku sadar bahwa waktu sudah lebih dari dzuhur saat teman saya pamit untuk kerja kelompok matkul yang lain tepat di pukul 13.00. Tapi saya masih tetap berdiam di ruangan yang tidak begitu rame dan tidak begitu sepi. Hanya bertemankan leppi dan kawan-kawan di dunia maya.

Saya berterima kasih sekali kepada suara gemuruh yang membuyarkan konsentrasiku. Saat memandang keadaan luar rupanya sudah sangat gelap dan hujan siap mengguyur. Dengan sigap saya membereskan barang-barang kemudian meluncur ke tempat angkot, entah lari entah jalan intinya buru-buru.

Untungnya gak kehujanan sebelum naik angkot dan disinilah kekonyolanku terjadi. Berhubung hari Rabu UTS matkul PAI, saya berinisiatif untuk melanjutkan merangkum di dalam angkot. Dan benar saja saya melakukan hal itu, untungnya sepi penumpang. Tapi parahnya mang angkot bawa mobilnya gak kira-kira, kaya lagi di lintasan balap. Rangkumanku jadi kaya tulisan ceker ayam, gak kebaca.😦 Anehnya saya gak nyerah gitu aja, saya mulai ngerangkum mulai dari depan SMPN 12 Bandung sampai Jl. Jurang (buat orang Bandung tahu kan segimana jauhnya).😛

Ini hasil tulisan ceker ayam saya.😀

Note @ Ancot

Ini tulisan yang agak mendingan.😛

Note @ Rumah

Akhirnya saya mengulangi merangkum di rumah dengan tulisan yang agak lumayan walau aneh karena males nulis. Sekitar 4 jam saya merangkum 5 BAB, saat kertas-kertas masih berserakan tiba-tiba saya ingat kalau saya punya modul lusuh dari temannya Mamah yang entah angkatan berapa. Saat saya buka modul lusuh itu, rupanya sama saja. Disana saya tertawa, meminjam buku teman dan merangkum 5 BAB padahal di rumah pun ada. Hahaha :))

PAI 2003 dan 2008


Senin yang penuh warna. Begitu membahagiakan.🙂