Aku pernah berkata bahwa sepi itu klise.

Pada dasarnya sepi menyelimuti diri dikarenakan adanya kesendirian. Sekitar setahun yang lalu, tepatnya di tahun 2009 aku selalu merasa sepi dan sendiri. Perasaan itu menghadirkan beribu macam masalah.

Kini aku baru mengerti bahwa sebenarnya sepi itu klise, karena aku tidak sendiri disini. Aku tahu ada dua malaikat yang menjagaku dan ada Allah SWT yang senantiasa hadir dalam setiap aliran darahku.

Kakak dan kedua orangtuaku pernah berucap sesuatu, “untuk apa merasa sendiri dan takut, kamu punya Allah SWT yang akan selalu mengetahui segala persoalanmu dan menjagamu, Dia pun akan memberi jalan terbaik dalam setiap do’amu”. Kurang lebih seperti itu perkataan dari mereka.

Untuk itu, sekarang aku bukanlah Asri yang dulu. Saat ini aku bukan Asri yang selalu bersedih dan mengeluh dikala mendapat sedikit masalah yang sangat sepele atau selalu mengeluh disaat rasa sepi hinggap. Asri yang sekarang adalah Asri yang insya Allah akan dengan besar hati menerima semua kenyataan hidup dengan penuh senyuman dan berserah kepadaNya.

Aku memiliki Allah SWT yang jauh lebih sempurna untuk membimbing dan memberikan solusi terbaik melalui semua kehendakNya.

Semua ini hanya pendapatku tentang sepi dan diriku. Bagi kalian yang tidak sependapat itu jauh lebih baik. Karena dengan begitu kehidupan ini tidak akan terasa hambar.🙂