Setelah tanggal 06 Agustus kemarin aku melakukan daftar ulang dan mendapatkan NIM, itu artinya resmi sudah menjadi mahasiswi UPI.😉

Kemarin, di hari rabu tanggal 08 Agustus 2010 adalah hari dimana diadakannya penyambutan mahasiswa baru PGSD Bumi Siliwiangi. Kumpul mulai pukul 07.30 WIB dan berakhir sampai… *Aduh lupa tepatnya jam berapa, pokoknya sebelum ashar, ya sekitaran jam 14an gitu deh.

Memang naluri bloggerku di hari kemarin tiba-tiba hilang begitu saja. Biasanya rajin nyatet urutan kegiatan dan jeprat-jepret, kemarin benar-benar jadi mahasiswa baru yang baik ceritanya. hihihi😀

Ya sesampai di depan mesjid Al Furqon, kami menuju Gymnasium dengan didampingi kakak-kakak panitia pmb. Sesampainya disana, mulai mengenangakan perlengkapan yang disyaratkan, hanya nametag yang berbentuk seragam sd yang ucul banget dan pita merah putih di lengan kanan sih. Gak ribet ya, kakak-kakak panitianya kan pada baik.😉 *Jujur dari lubuk hati yang terdalam inimah. Aseli 1000% leubay As!

Kami dibentuk menjadi 21 kelompok, kebetulan aku di kelompok 20 namanya kelompok M.Hatta. Kelompokku terdiri dari 12 orang namun yang hadir hanya 10 saja, gak tahu yang dua kenapa gak dateng.

Pertama, kami mengelilingi UPI (ya walau hanya sebagian besar saja tidak benar-benar sampai ke pelosok-pelosoknya). Setelah lumayan lelah dan haus kami duduk berteduh sambil menanti giliran mengunjungi stand. Ah lupa jumlahnya ada berapa stand,bukan faktor U tapi faktor L “lelah, linglung”. hihi ;))

Setelah selesai mengunjungi semua stand kami duduk kembali di tempat hiburan, tapi tepatnya sih di tempat mencatat lagu.😀 Disini susah banget, abis nyanyinya udah capek dan kita baru pertama mendengarnya. Pengen tahu ya lagu apa, ya lagu-lagu hymne dan mars gitu lah. Gak usah tahu ah liriknya, masuk UPI aja kalau mau tahu. *Ngerekrut secara sangat tidak langsung*😛

Langit mulai mendung, semua anak udah ngeluh pengen pulang. Dengan isengnya aku bilang “ini sih bubarnya nunggu ujan turun”. Ups… :-$ ternyata benar saja, kita bubar saat hujan mulai turun. Haik… Kok tepat sih, teman-temanku juga sepakat dengan ketepatan itu. *Jiah bangga ceritanya? Biasa aja tuh.

Ya, pulanglah aku dengan teman-teman dibawah deras hujan bernaungkan payung masin-masing. Tapi kita nyerah dan berteduh dulu, anginnya itu loh yang menjadikan kita seperti tidak berpayung.

Alhamdulillah bisa sampai rumah dengan selamat, walau sepatu basah kuyup, kaki pegel-pegel gak jelas, dan perut mulai protes.

Apapun itu aku senang karena bisa bertemu dengan keluarga besar PGSD, sayang kakak-kakaknya hanya sebagian.

Tapi… tapi… tapi… Ada yang aku sayangkan, kok gak ada istirahat buat shalat dzuhur ya? Oh… Mungkin karena target awal kan selesai pas dzuhur namun kenyataan ngaret. Apapun itu semoga semuanya adalah ketidak sengajaan.

Semangat buat mahasiswa baru UPI khususnya maba PGSD, semangat juga buat para kakak-kakak baruku. >:D<
Sukses buat MOKA nanti.🙂