~Ketika aku memilih, aku yakin dengan pilihanku. Ya aku sangat yakin. Yakin bahwa aku telah memilih BAHAGIA, bukan hanya untukku seorang.~

Bahagia. Hemh… mendengar dan membacanya saja sudah membuat kedua ujung bibir tertarik dan senyum pun mengembang indah. Tapi, ketika apa sih Bahagia itu bisa kita dapatkan? Darimana datangnya sang bahagia?

Wah… wah… Saat mendengar dua pertanyaan itu, pasti kita langsung berpikir keras mencari jawabannya. Atau mungkin dengan segera mencari refrensi tentang bahagia. Itu baru 2 pertanyaan yang membuat bingung, bagaimana jika aku menggunakan semua 5W 1H? Hehehe😀

Sudahlah kawan, tak usah kau merasa risau, janganlah kau merasa gundah, apalagi kau merasa seperti mengerjakan ujian. *Lebay :D*
Pernah dengar tidak? Sebuah ungkapan mengatakan “bahagia itu berasal dari diri kita sendiri, ada di dalam hati kita”. Kurang lebih seperti itu ungkapannya, aku benar-benar lupa darimana asal dan susunan kalimat yang sesungguhnya. Intinya sih seperti itu.
Setelah aku mencoba mencari pembuktian dari pernyataan itu dan ternyata berhasil, aku semakin yakin bahwa pernyataan itu benar adanya.
Aku menggunakan sample seperti ini. Pernah gak sih, kalian ngerasain yang namanya bete atau bad mood atau apapun itu namanya. Hal seperti itu tak jarang aku rasakan, pernah suatu hari saat aku berulang tahun yang ke 17 *sekarang baru 18 kok*.😛 Sebenarnya pada saat itu banyak sekali yang memberi ucapan dan hadiah kepadaku. Tapi berhubung aku terbawa suasana murung karena kena dijailin teman-teman dari beberapa hari sebelum hari H, makannya aku ngerasa saat itu aku tidak bahagia. Padahal hal-hal yang bisa dikatakan sumber dari kebahagiaan ada di depan mataku. Aneh bangetlah pokoknya, mungkin kalau ada orang yang nanggepin aku saat itu dia akan menertawakan kebodohanku, bisa-bisanya ngerasa murung, sedih, kesel, intinya bete tingkat akut disaat sumber kebahagiaan datang berturut-turut kepadaku. Dari sana aku tahu dan ngerti, jadi selama kita belum memilih bahagia yang ada di diri dan hati kita, maka kita tidak akan pernah merasakannya walaupun sumber kebahagiaan jelas ada di depan mata.

Dan sekarang setiap aku mengalami hal-hal yang bisa membuatku bad mood atau sedih sekalipun, aku langsung tersenyum dan bicara dalam hati, “aku punya bahagia dalam diriku dan aku kini telah memilih bahagia itu. Agar aku bisa tersenyum dan menyebarkan energi positif kepada semua orang di sekitarku.”
Jadi teman-temanku, segeralah kau sadari apa yang kau punya dalam dirimu. Sesuatu yang begitu berharga dalam kehidupanmu, jangan membiarkannya lenyap karena energi negatif dari luar. Segeralah kau pilih bahagia itu, niscaya kamu akan merasakan ketenangan dan damai yang nyata. Buah dari pilihanmu, dan kamu akan bahagia bersama hatimu juga pilihanmu (yaitu BAHAGIA).🙂