teo-tarras-lonely-benchManusia adalah makhluk sempurna, namun kesempurnaan itu bukan berarti benar-benar sempurna tanpa masalah dan tanpa beban. Selalu ada masalah dan teka-teki kehidupan yang terkadang sulit untuk dipecahkan, dan semua itu selalu membebani membuat kita putus asa dan merasa lemah bahkan tak berdaya sama sekali. Astagfirullah… Harus bagaimanakah?

Saat aku menulis ini, aku tengah merasa gelisah karena aku takut tak dapat menjawab semua teka-teki kehidupan yang ada. Setiap masalah yang dihadapi seakan-akan adalah sebuah batas akhir dari keberhasilan dalam menjalani kehidupan. Sungguh pemikiran yang dangkal, tak seharusnya aku merasa kecil saat masalah datang menghampiri. Bangkit dan yakin, itulah yang harus ada dalam diri ini. Karena kita hanya boleh merasa kecil di hadapan Allah SWT yang maha besar dari segala yang ada di langit dan di bumi. Namun saat menghadapi masalah, janganlah merasa kecil. Besarkanlah hati dan keykinan kita, buatlah masalah itu sebagai bahan pembelajaran kedewasaan dan peningkatan kesabaran. Biarkanlah masalah itu ada, menjadi jembatan menuju Allah SWT, karena dengan masalah itu kita akan semakin dekat kepada Allah SWT.

Jangan merasa takut pada masalah, jangan mau diperdaya oleh masalah tapi buatlah masalah itu tunduk pada kita dengan sikap bijak kita. Jangan pernah lari dari masalah, sambutlah dan hadapilah. Bismillah…

Semoga apa yang aku tulis dapat aku realisasikan dalam kehidupanku, bukan sekedar penyemangat untuk diri sendiri tapi semoga semua itu adalah hal yang selalu aku lakukan saat masalah hadir.