Waktu

Waktu

Lihat dan tengoklah pada jam yang ada di sekitarmu, perhatikanlah! Jarum jam itu terus berputar dan berjalan tanpa henti seakan tak pernah lelah untuk terus berputar sehingga waktu pun terus berjalan.

Saat pagi datang disambut dengan sinar Mentari yang begitu indah, kemudian sore hari pun menjelma menjadi malam dengan diantarkannya sang mentari ke tempat persembunyian dan sang mega pun hadir, sampai akhirnya langit malam pun berubah menjadi hitam dan ditaburi bintang juga rembulan. Terus berganti setiap hari, dan hal itu pulalah yang membuktikan bahwa waktu terus berjalan.

Berbicara tentang waktu, kita hidup di dunia ini tidak hanya sekedar singgah untuk sementara waktu. Kita disini mengemban suatu amanah dan tugas dari Allah SWT.

Begitu banyak cerita yang terukir dalam hidup kita, dan semua ada karena waktu yang terus berjalan menemani dan hadir. Semua manusia mempunyai cita-cita dan sebuah harapan, namun tak selamanya harap itu kan dicapai. Karena manusia hanya bisa berencana. Namun, saat kita terfokus pada sebuah harapan dengan tujuan mulia insya Allah semuanya akan kita dapatkan. Di balik kehendak Allah SWT, semua yang terwujud dan ada dalam kehidupan kita adalah karena peran sesuatu yang tak dapat terpisahkan dari kehidupan kita.

Dia adalah WAKTU. Hal itulah yang selalu ada bersama kita dan menjadi bagian terpenting dalam perjalanan hidup ini. Bayangkanlah jika waktu tak ada di kehidupan ini! Apa yang akan kita lakukan? Hanya diam tanpa usaha? Hanya menunggu dan waktu pun enggan tuk berjalan? Bayangkan! Kita hanya akan menjadi makhluk yang tak ada artinya, hanya diam dan tanpa bergerak untuk berusaha menjadi yang terbaik.

Apa kalian percaya kalau waktu dapat berkata? Mungkin kalian menganggap bahwa saya konyol, dan kalian pasti tertawa sambil menggerutu “sejak kapan waktu berbicara?” Serasa bikin cerpen tuh ucapan.😀

Coba saja kalian tengok masa lalu untuk sesaat, banyak sekali hal yang telah terjadi. Karena waktu telah berkata dan kalian dapat seperti itu. Hitunglah berapa banyak keberuntungan dan kebahagiaan yang telah kalian dapatkan, siapakah yang berperan dalam hal itu selain dirimu dan Allah SWT? Jawabannya adalah karena waktu tengah berkata.

Untuk membuktikan pemikiran saya tentang waktu yang dapat berkata, coba kalian simak sejenak cerita sederhana ini:

Dua orang gadis yang memilik cita-cita dan tujuan sama, yaitu ingin menjadi seorang penulis. Keduanya saling kenal walau tak begitu akrab, gadis 1 begitu lincahnya memainkan jari jemarinya di atas sebuah kertas putih yang terkadang di atas papan pengetikan yang mengeluarkan alunan klasik dan mengantarkan fantasi pada setiap kata dan alurnya. Gadis 1 ini termasuk anak yang sangat aktif dan berbakat jika dibandingkan dengan gadis 2 yang hanya memiliki cita-cita dengan didasari kemampuan yang bisa dibilang pas-pasan. Sering kali dia enggan untuk menorehkan tinta dan kata-katanya untuk sebuah karya, karena gadis 2 ini sering sekali hilang semangat yang diakibatkan oleh idenya yang susah untuk didapatkan.

Waktu pun terus berjalan hingga mereka pun beranjak dewasa. Keduanya masih mempunyai cita-cita dan tujuan yang sama, namun sayang gadis yang memiliki bakat bagus itu yang kita sebut dengan gadis 1 harus menanggalkan semua harapan dan cita-citanya karena sebuah takdir. Dia berpulang ke hadapan-Nya dengan tanpa meraih cita-citanya itu, bakat yang ia miliki ikut terkubur dan semua karyanya hanya menjadi kenang-kenangan semua teman dan keluarganya tanpa sempat dia terbitkan dan tersematkan nama penulis di pandangan semua orang. Namun nasib baik berpihak pada gadis 2 yang tidak begitu aktif saat dibandingkan dengan gadis 1. Namun karena kegigihan dan ketekunannya, dia pun berhasil menerbitkan karya-karyanya dan sebutan penulis pun dia dapatkan dari semua karyanya dan dari wujud cita-citanya yang telah dijawab oleh sang waktu.

Dari kisah sederhana itu, kita bisa menyadari akan perannya sang waktu. Waktu yang akan berbicara atas semua kehendak-Nya, karena jika semua akan terwujud namun waktu tak ada semua tak akan pernah terjadi dan tak akan pernah kita temui. Maka yakinilah akan adanya sebuah jawaban sang waktu, yang merupakan realisasi dari kehendak Allah SWT. Manfaatkanlah waktu yang ada sebaik mungkin dan seadil mungkin, karena kita hidup selalu berjalan bersama sang waktu yang merupakan bagian dari anugerah Allah SWT. Bismillah… Mari kita mulai dari sekarang memanfaatkan waktu seoptimal mungkin.

Cerita di atas hanya imajinasi saya saja sebagai penulis postingan ini. Dan semua pemahaman tentang waktu yang tengah berkata itu kembali kepada diri masing-masing, ambillah yang baiknya saja. Terima kasih🙂

sumber gambar: http://menyibakmendung.wordpress.com/