Alhamdulillah… Rapot sudah ditangan, semuanya resmi menjadi kelas XII dalam artian semua naik kelas.🙂

Senangnya hati ini. Semua bersuka ria saat tahu semuanya naik dan dapat bertemu lagi di kelas XII, naik satu tingkat dari kelas XI.😉

Namun, dibalik kebahagiaan itu ada sepenggal kesedihan yang tersimpan pada diriku. Nilai rapot kali ini seimbang, banyak yang nilainya naik banyak juga yang nilainya turun. Tapi sayangnya nilai yang turun itu jauh lebih besar poinnya dari yang naik, menyebabkan nilai-nilai yang naik tidak tertutupi. Dan alhasil peringkat yang awalnya ke 2 sekarang beralih menjadi ke 4.😦 Astagfirullah… Bener-bener kecewa… Padahal belajar selama ini sama saja seperti biasanya, atau mungkin ini memang saatnya aku berada di bawah?

Astagfirullah, kejadian ini bukan bencana yang terburuk dan hasil akhir. Ini adalah awal, perjalanan masih panjang. Detik ini perubahan sudah mulai terlaksana, berubah menuju arah yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Bismillah…

Saat ini begitu banyak rintangan dan cobaan yang tengah aku hadapi, apa ini teguran dariNya. Apapun itu, tetap harus berhusnudzan kepadaNya. Kitalah yang harus merubah semuanya menjadi jauh lebih baik lagi, tak ada kata terlambat. Masih ada jalan di depan sana yang menanti.

Turunnya peringkat dari 2 ke 4 menyadarkan aku dengan angka 2 “masih ada kesempatan untuk menjadi jauh lebih baik lagi”. Mungkin dengan angka itu pertanda bahwa ada kesempatan lain yang menantikan aku. Bismillah… Tetap yakin dan semangat.

Meski aku telah mengecewakan kedua orang tua dan kakakku, tapi aku tak boleh terpuruk dan menyerah. Aku harus bangkit dan jauh lebih baik lagi dari sebelumnya.