Libur Sekolah bukanlah seuatu kebebasan 100% bagi para siswa, ada banyak perasaan yang terdapat di dalamnya. Rasa bahagia karena dapat berlibur dan menghabiskan waktu di rumah seharian, juga perasaan sedih karena selalu ada tugas yang diberikan. Apalagi saat libur 1 minggu lebih, sempurna sudah kesenangan dan penderitaan yang dihadapi.

Kebetulan Sekolah kami meliburkan anak kelas XI dan kelas X selama kurang lebih 1 minggu, karena kelas XII sedang melaksanakan Ujian Nasional. Mula-mula kebahagiaan yang kita jalani walau kita sadar dan tahu bahwa tugas-tugas masih menumpuk, sebagai seorang pelajar yang baik mau gak mau ya tugas-tugas itu dikerjakan walau sesusah apapun itu tugas.

Dan tugas matematika pun kami dapatkan dengan jumlah soal 30 nomor #-o ada satu bahasan yang belum kami mengerti sama sekali, akhirnya kami memutuskan untuk kerja kelompok hari sabtu di rumah Reni. Setelah membuat janji, kami pun pergi ke rumah Reni. Baru saja tiba, makanan pun langsung ke luar dari tempat persembunyiannya. Wow…!!! Selama ada makanan di depan mata kita tak pernah mengambil pusing dan menunggu, langsunglah kita menyantap makanan-makanan yang disuguhkannya. Asyik benar kami menyantap makanan-makanan itu, hingga salah satu dari kami angkat bicara “kapan mau ngerjain matematika, katanya mau kerja kelompok?” dan jawaban yang keluar hampir serempak “nanti saja nunggu yang lain”.

Alasan menunggu yang lain kami gunakan. Tibalah orang-orang yang kami tunggu, mereka pun melakukan hal yang sama duduk dan langsung menyantap makanan yang disuguhkan. Parah banget ini anak… Keasyikan dengan makan-makan dan terlalu banyak bernostalgia dengan liburan ke tasik beberapa hari kebelakang, soal-soal pun terabaikan. Tapi kesadaran tengah datang, kami pun mengerjakannya. Tapi kesadaran itu hanya datang untuk 4 soal saja, padahal jumlah soal ada 3o :-p

Waktu dzuhur sudah tiba, kami para perempuan shalat di kamar Reni. Lama sekali kami berdiam diri di dalam kamar, hingga akhirnya dilanjutkan dengan makan siang bersama. Setelah makan siang apa yang kami lakukan? Ngobrol dan ngopi, dan soal-soal pun tak tersentuh lagi😀

Waktu pun terus berjalan, hingga sore pun menjelang. Sudah puas untuk makan-makan dan berbincang-bincang, kami pun memutuskan untuk pulang. Soal-soalnya gimana?😀

Dan rencana kerja kelompok matematika pun berubah menjadi acara makan-makan dan berbincang-bincang sambil melepas rasa rindu.

Tapi semuanya tidak sia-sia, ada kebersamaan yang terjalin di dalamnya🙂