Sibuk…

Itulah yang aku lihat saat aku menyaksikan kelas XII IPA 1 sampai 4 yang sedang mempersiapkan segala sesuatu untuk praktek drama besok. Entah kenapa aku malah senang dan rindu saat menyaksikan semua itu, aku hanya bisa tersnyum dan berkata kangen.

Bingung ya mengapa aku malah senang melihat kelas XII yang sedang sibuk dengan persiapan praktek dramanya?

Bukan berarti aku adalah adik kelas yang tidak tahu diri, tapi aku senang karena aku melihat semua itu seakan aku sendiri yang menjalaninya. Aku jadi teringat bulan februari yang lalu, tepatnya pada tanggal 20. Hari itu adalah hari jum’at dan tepat pada hari sabtu tanggal 21 adalah hari dimana kita menampilkan praktek drama kita. Hari ini sama persis dengan kejadian tanggal 20 bulan kemarin, dimana kita mempersipkan semuanya untuk keperluan hari dimana kita tampil. Latihan dan GR sampai malam, bahkan sampai hujan-hujanan. Hampir setiap hari kita berlatih bersama dan mempersiapkan semua keperluannya, bukan lelah atau jenuh yang aku rasakan tapi bahagia dan bangga yang aku rasakan saat itu.

Kebersamaan yang selama ini aku cari ternyata ada pada saat itu, pada saat kita mencoba menyatukan satu pikiran, tekad, dan impian. Yang ada dalam benak kita saat itu adalah menampilkan yang terbaik dan berusaha semaksimal mungkin. Berada di aula sekolah sampai malam dan dalam keadaan hujan pun kita malah senang, kita berlatih bersama, duduk bareng, tidur-tiduran bareng di matras, bahkan makan malampun satu porsi untuk semuanya. Masa-masa paling indah yang jarang sekali aku rasakan sebelumnya, hingga akhirnya waktu untuk pulangpun tiba walau pulang dijemput dan diantar oleh derasnya hujan saat itu. Tapi itu semua adalah sesuatu yang sangat berarti bagiku. Hingga hari H tiba, kami masih tetap berusaha melengkapi semua kekurangan pada diri kami dan kami berusaha melengkapi itu semua. Hingga waktu pementasan pun berakhir dan kami berkumpul bersama di kantin yang baru jadi🙂

Yang aku rasakan saat melihat kelas XII ini aku seakan melihat anak-anak XI Bahasa yang sedang mempersiapkan semua kebutuhan drama. Saat mendengar alunan musik yang mereka lantunkan saat latihan, aku merasa bahwa aku berada pada saat dimana aku latihan bersama anak XI Bahasa. Aku hanya tersenyum dan bersyukur saat mengalami perasaan seperti itu. Karena di balik kesibukan itu semua, ada sebuah arti yang tersimpan di dalamnya. Itu adalah:

Kebersamaan yang begitu indah, sebuah ikatan yang begitu sulit untuk diungkapkan namun begitu indah saat dirasakan. 

Aku berharap semuanya dapat terulang kembali saat kita menggarap proyek akhir tahun nanti, dan kita akan merasakan kembali apa itu arti kebersamaan🙂