Awal masuk kelas yang sangat tidak disangka-sangka dan sedikit aneh juga. Tapi itu bukanlah suatu masalah, karena masuk jurusan Bahasa adalah niat awal. Tapi suasana dan kesan ketika pertama masuk kelas adalah aneh, sepi, canggung, dan tidak ada sebuah kebersamaan. 

Begitu banyak godaan dan kejadian yang membuat aku sampai tidak betah tinggal di kelas tersebut, kalau bisa aku pindah rasanya aku ingin sekali pindah kelas bahkan mungkin pindah sekolah. Tapi teman-teman dekatku menyadarkan aku, bahwa itu adalah sebuah proses penyesuaian dan jalan yang terbaik adalah dijalani bukan lari dari sebuah masalah yang sepele seperti itu.

Berbulan-bulan aku mencoba bertahan dengan perasaan merasa tidak nyaman berada di kelas, tapi setelah aku jalani akhirnya aku berhasil bersatu dengan mereka dan kekompakanpun  mulai muncul secara bertahap dari setiap individu yang awalnya saling mempertahankan egonya. Serta dapat menerima kekurangan dan kelebihan masing-masing.

Dan kini kami adalah satu keluarga yang sangat kompak dan bahagia, tidak ada persaingan, pertengkaran, bahkan pertentangan diantara kami semua. Walaupun kami adalah teman, kami menganggap kita adalah saudara, satu keluarga yang utuh yang tidak akan pernah terpisahkan oleh apapun juga. 

Kita ada di kelas Bahasa memiliki tujuan yang sama yaitu untuk meraih prestasi dan berkarya. Kami selalu dibimbing oleh guru kami tercinta untuk tetap bersemangat dalam belajar dan selalu berkarya.

Semua anak di kelas memiliki panggilan sayang masing-masing, dan nama-nama kami yang ber16 itu adalah:

 

  1. A. Sihabudin/Budi (OPA)
  2. Asri NS (TETEH)
  3. Dea (KAKAK)
  4. Erlin (MBA)
  5. Handian (KAK HAN)
  6. Mevysa (ATEU)
  7. M. Saeful (ABANG)
  8. M. Firdaus (AKI)
  9. Muliani Ghoida/Ghoi (OMA)
  10. Nurhasanah (CEUCEU)
  11. Nurul (?)
  12. Rahmati (ADE)
  13. Reni (ADIK)
  14. Ryan (?)
  15. Rheinhard (?)
  16. Rizal (Aa)

 

*Yang “?” adalah orang yang belum dapet gelar karena masih bingung apa*

Selain anak-anaknya yang dapet panggilan sayang, guru-gurunya pun ada rencana mau kita kasih panggilan sayang. Tapi baru satu “BUNDA” buat Guru Sastra kami tercinta ^_^

Semoga kebersamaan kami tetap abadi, juga alumni-alumninya dapat terus datang membimbing dan mengarahkan kami semua. Jaga kekompakan kita “KELUARGA BESAR KELAS BAHASA SMA N 15 BANDUNG”.

Kita sama dan kita adalah satu, tidak ada beda dan rahasia diantara kita teman…!

Terus berkarya dan berprestasi!

^_^