Sebagai seorang pelajar, budaya menyontek adalah suatu hal yang sudah sangat lumrah dan nampak sudah tidak asing lagi di kehidupan seorang pelajar. Demi memenuhi hasrat dan obsesi mendapatkan nilai sempurna bahkan sampai pada nilai yang tertinggi, berbagai cara dilakukan. Mulai dari membuat contekan, OB (Open Book), lewat sms teman, dan yang lain. Semua itu mereka lakukan tanpa suatu pemikiran yang sangat matang bahkan tidak pernah mempertimbangkan segala konsekwensi dan aspek negatifnya. Yang mereka pikirkan adalah dapat nilai bagus dan tidak terkena marah oleh guru dan orang tua, tidak pernah memikirkan untung atau rugikah, baik atau burukkah yang dilakukannya. Semua itu jadi nomor terakhir dalam pikiran mereka.

Sebenarnya tanpa mereka sadari, dari pada menyontek dengan menanggung resiko yang sangat tinggi alangkah baiknya jika kita belajar. Setidaknya hanya membaca dan memahami materinya, masalah bisa atau tidak itu tergantung nanti yang penting berusaha maksimal. Karena belajar berarti kita melalui proses membaca, memahami dan mengingat. Proses itu pun sebenarnya dilakukan juga ketika kita menyontek, sebelum membuat daftar contekan dalam kertas dan sejenisnya berarti kita harus membaca. Mana mungkin kita membuat sebuah contekan dengan hasil karangan dan imajinasi sendiri? Cara lain, misalnya OB (Open Book) dengan sendirinya kita melalui proses membaca juga dan mencari apakah jawaban itu tepat. Tidak mungkin asal menjawab dari hasil OB, lebih baik tidak OB kalau seperti itu. 

Yang paling menghawatirkan adalah bertanya pada teman baik lewat lisan, sms, dan kertas. Karena hal itu akan mengganggu konsentrasi orang lain dan diri sendiri.

Intinya, lebih baik belajar dulu semaksimal mungkin. Urusan bisa mengisi atau tidak itu rusan belakangan karena nilai yang kita dapatkan akan sangat puas bagi kita sekalipun nilainya kecil. Daripada nilai besar dengan hasil menyontek, tidak akan puas apalagi bangga pada diri sendiri.

Marilah kita tinggalkan budaya menyontek dengan belajar semaksimal mungkin serta terus berdo’a dan yakin bahwa kita mampu, kita bisa menyelesaikan dan menjawab semuanya tanpa contekan dan bantuan. Bekerja sendiri jauh lebih puas sekalipun nilai yang didapat kecil, daripada nilai besar hasil banyak pihak dan media.

Semangat untuk tetap terus belajar dan sukses selalu.

GANBATTE KUDASAI   

^_^