Puisi Kehidupan

hariku indah
berhias larik bahagia
untai kata
membentuk rangkaian arti
tersusun menjadi bait yang penuh makna
bersatu membentuk puisi kehidupan
indah meski terhiasi dengan sedikit coretan
coretan yang menjadikan kesempurnaan
revisi alur untuk keutuhan cerita
indah
mengalun dengan hati
terangkai dengan begitu apik
mencipta estetika dalam benak dan imaji

by: asri_ns

Jembatan Hati

meniti pijakan berlapis duri

perlahan

lambat bagai siput mencari celah dalam menjemput rizki

berliku tajam

jebakan beruntun di hadapan

tak ada celah

apalagi jalan

duri-duri berderet tajam

menyambut kedatangan

perjalanan menuju bukit penuh cahaya

terhalang deret duri

titian terhenti

beralih pada pijakan lain

meniti jembatan tanpa halang

hanya tuk mencapai puncak bukit

tak ada keinginan tuk menaklukan

tiap duri yang penuh kelemahan

memilih kemudahan

hakikat berujung pada jurang kepedihan

jembatan hati

hanya tuk menutupi kepalsuan

by: asri_ns

Renungan @2010 ^_^

Tahun baru sudah terlewati dengan cukup membahagiakan. Di tanggal 01 Januari 2010 Alhamdulillah bisa berkumpul bersama keluarga miniku yang biasanya tak dapat berjumpa. Dua minggu sudah liburan sekolah *eh satu tahun deh* :D , kini rutinitasku harus kembali aku jalani dengan semangat baru dan perjuangan untuk mencapai rencan-rencana yang telah dipersiapkan.

Sedih sekali rasanya tidak bisa bersama Mamah dan Ade lagi, tapi itu konsekwensi yang harus ku ambil karena memilih belajar jauh dari Mamah.

Hari pertama masuk sekolah kesiangan, tapi alhamdulillah pemantapan di hari itu bisa terlewati dengan fokus dan menyenangkan. Alhamdulillah… Begitu banyak nikmat yang telah Allah SWT berikan padaku, kini saatnya aku fokus pada tugasku. Tak hanya menjaga dan memabahagiakan diri sendiri, orang tua dan keluarga pun adalah prioritasku. Belajar dengan serius, mematuhi nasehat mereka, juga membantu meringankan beban mereka adalah hal utama yang harus aku lakukan saat ini.

Terima kasih Mah, tak bosan kau memberi nasehat juga semangat kepadaku. Terima kasih Pa, engkau tak pernah lelah mencari dan memperjuangkan kehidupan dan memenuhi kewajibanmu. Terima kasih Ka, engkau telah bersedia menemaniku, membimbing adikmu hingga aku tak merasa sendiri. Terima kasih De, engkau telah bersedia menjadi pelipur laraku. Berkat kalian aku bertahan, bersedia menjalani apa yang kalian harapkan. Kewajibanku adalah menjadi yang terbaik, menjemput Ridho Allah SWT melalui kedua orang tuaku dan saudaraku. Bismillah… Bahagiakan mereka, lindungi dan tuntunlah kami Rabb. Aamiin…

Continue reading

Ibu…

Ibu… Engkau terlalu suci jika harus menanggung dosaku.
Engkau terlalu baik jika harus menerima cacian karenaku.
Engkau terlalu tangguh jika harus selalu bekerja hanya karenaku.
Engkau terlalu mulia jika harus bersusah untuk penghidupanku.

Terlalu banyak pengorbananmu untukku Ibu, namun apa balasan yang kau dapat dariku?
Continue reading

Cerita di Balik “Bandung Membara”

Menjelang Pementasan

Menjelang Pementasan

Wih… Udah pada baca “Kilas Bandung Membara” kan? Gimana-gimana, adakah yang menarik? :D
Sesuai dengan janji saya yang akan menceritakan setiap kelakuan dan kenarsisan kami saat sebelum, sesudah bahkan detik-detik menjelang pementasan. :D

Seperti biasa, berawal dari reading dan pembagian peran yang cukup menyulitkan. Saat semua peran serta crew telah terbagi, tibalah saat-saat latihan yang bisa dibilang kurang mulus. Mengapa demikian? Faktor utamanya adalah budaya jam Indonesia yang terbuat dari karet. :D Tak jarang kita menunggu berjam-jam untuk latihan, namun ada saja tingkah yang kami lakukan diantaranya foto-foto. Tak usah membicarakan proses yang terlalu panjang ya, kita langsung loncat saja ke H-2 dan H-1 ;)
Continue reading

Kilas “Bandung Membara”

16 Desember 2009 merupakan waktu yang telah ditetapkan bersama. Hari Rabu adalah hari yang sangat melegakan bagi kami kelas XI dan XII Bahasa, hari yang penuh dengan tawa, canda, serta ketegangan. Semua keluarga besar Bahasa berkumpul, walau tak semua personil bisa hadir.

Hari pementasan yang sudah dinanti, entah karena sudah tidak sabar atau karena ingin cepat-cepat lepas dari beban (ketakutan saat penampilan drama).

“Bandung Membara” ialah judul dari drama kelas XII Bahasa. Drama yang menceritakan tentang pembakaran kota Bandung, pembakaran yang terpaksa dilakukan untuk mempertahankan Ibu pertiwi dari para penjajah kala itu. Beberapa diantara kalian pasti langsung berpikir dan bergumam “pembakaran kota Bandung? Mirip Bandung Lautan Api donk?”. Tenang, disini kami bukan plagiator tanpa tujuan. Memang benar, “Bandung Membara” adalah drama yang diangkat dari kisah nyata yaitu Bandung Lautan Api yang sudah kita ketahui di buku-buku sejarah sekolah.

“Kenapa judulnya tidak Bandung Lautan Api?”
Drama ini hanya mengutip cerita intinya yaitu pembumi hangusan kota Bandung, alurnya sudah jelas berbeda karena dipersingkat, waktu pementasannya pun hanya satu jam kurang. Nama pemainnya pun berbeda dengan tokoh asli pejuang Bandung Lautan Api, karena faktor untuk menghindari kesalahan.

Dengan mengambil inti cerita serta perbedaan dari tokoh dan lain-lain, maka drama ini memang tidak sama dengan Bandung Lautan Api. Hanya cerita pembumi hangusannya saja yang mirip. Naskah ini ditulis oleh ORBIS dengan pengeditan oleh Rizal A. Ghani. Continue reading

Untuk Mamah dan Ade

Kado untuk Mamah dan Ade

Kado untuk Mamah dan Ade

Ulang tahun bisa dikatakan sebagai hari yang istimewa, karena saat hari ulang tahun tiba kita bisa mentafakuri setiap detik yang telah dihabiskan. Memang sudah seharusnya dilakukan setiap hari, tapi saat ulang tahun tiba semuanya terasa berbeda dan terasa sekali kekhusyuannya. Selain itu kita juga bisa mendapatkan do’a dari orang-orang yang mengucapkan selamat ulang tahun dan memberi do’anya. Subhanallah….

Tanggal lahir yang sama, jarang sekali saya temui. Tapi hal itu terjadi di keluarga saya, Mamah dan Ade memiliki tanggal lahir yang sama tentunya tahun lahirnya pasti berbeda. ;)

Tanggal 11 Oktober adalah hari lahir Mamah dan Ade. Kakak saya bilang itu penutupan, soalnya Adeku bungsu. Terhitung jarang sekali saya dan Kakak memberi kado kepada Mamah dan Ade, tapi alhamdulillah di tahun ini kita sempat memberi kado kepada Mamah dan Ade. Memang kadonya tidak mahal, tidak antik, apalagi jauh dari kata istimewa. Tapi di balik kado itu ada sebuah rasa cinta dan sayang yang tersemat dari saya dan Kakak.

Sehari sebelum Mamah ulang tahun, beliau datang ke Bandung untuk menghadiri pernikahan anak Kepala Sekolahnya. Sedih sekali Mamah tidak sempat ke rumah, beliau mengajak saya supaya datang ke rumah makan dimana beliau dan rekan-rekannya makan sore. Tapi sayangnya saya sedang ada urusan lain di rumah dan saya juga malu untuk bertemu dengan rekan-rekannya yang kebetulan saya kenal. Tapi ada alasan lain yang membuat saya tidak memenuhi ajakan Mamah, karena saat saya datang waktu Mamah untuk pulang ke Tasik pun akan hadir yang ada nanti saya nangis minta ikut kayak anak kecil. hehehe :D

Tapi alhamdulillah rindu itu dapat terobati sedikit saat mendengar suara beliau melalui telepon.

Beberapa saat menjelang pukul 24.00 Mamah menelpon kembali karena kata Papa saya akan menelpon. Saya hanya senyum-senyum saat Mamah bertanya ada apa dan saya mengalihkan pembicaraan dengan menanyakan Ade. Akhirnya saya pun bicara dengan Ade.

“Ada apa Teh?” Ade langsung bertanya seperti itu. Sambil tertawa saya menyuruh dia untuk mencari tas Papa dan membawanya ke ruang tengah, “emang ada apa di tas Papa?” nampaknya si kecil semakin penasaran. “Sok aja tebak sendiri ada apa” ujar saya sambil terus tertawa, “ah pasti inimah hadiah ya?” spontan sekali dia bicara seperti itu. Tapi saya terus membuat dia penasaran “hadiah apa ari Ade? Sok aja lihat sendiri” saya hanya terus saja tertawa sambil menunggu dia beres membuka tas Papa. “Tuh kan hadiah” seru dia dengan nada sangat bahagia, “Mah ada hadiah!” terdengar suara dia yang mulai memberat terdengar di balik telpon. “Yang cokelat buat Mamah, kamu yang ijonya. Mamahnya mana De? Panggilin donk!”. Akhirnya suara lembut Mamah terdengar kembali, tak henti Mamah mengucapkan terima kasih dan beliau sangat terkejut dengan kado yang saya dan kakak kasih karena tidak seperti biasanya saya dan kakak memberikan kado kepada Mamah dan Ade.

Sungguh bahagia sekali saya malam itu, karena tawa Mamah dan Ade nampak bahagia sekali. Tak henti kata ‘terima kasih’ terucap dari Mamah dan Ade, apalagi Ade yang nampak suka sekali dengan kaos dan tempat minumnya. Dan Mamah yang tak henti mengomentari kotak ungu yang lucu.

Alhamdulillah malam itu kebahagiaan hadir di tengah-tengah keluarga saya, meski jarak tengah menghalangi kami, tapi kami sungguh bahagia. Ada arti khusus di malam itu.

Hadiah yang saya berikan tak seistimewa do’a dan kasih sayang yang ada. Memang bukan barang yang mahal dan bukan barang yang istimewa yang saya berikan, tapi ada makan yang tersembunyi dibalik barang itu.

Selamat ulang tahun ke 48 untuk Mamahku tercinta, semoga panjang umur, sehat selalu dan selalu diberkahi setiap langkah mulianya oleh Allah SWT.

Selamat ulang tahun ke 12 untuk Adeku tersayang, semoga panjang umur, sehat selalu dan semakin rajin juga semoga semua cita-citanya bisa tercapai.

Amin…

Semoga kebahagiaan selalu menyertai kaluarga kami. Amin…

Love U all :-*

Ibuku

cintamu putih

suci tanpa ada titik noda berbekas

keikhlasanmu

pancaran jiwa tangguhmu

kasihmu

berikan kekuatan jiwa

ku merindukanmu Ibu

sayangku dan cintaku begitu besar

meski tak seperti yang kau punya

Ibuku

disini aku meneteskan air kerinduan

meliuk membasahi permukaan tandus

haus akan kasih dan cintamu

gersang tanpa tatapan dan senyumanmu

kering tanpa ada siraman kata-katamu

meranggas tanpa ada sentuhan lembutmu

Ibuku

maafkan aku yang tak ingin merugi ini

aku tak ingin menyia-nyiakanmu

meski ku jauh darimu

kau selalu ada dalam hatiku yang terdalam

menempati ruang paling indah

Ibuku

aku mencintaimu

aku menyayangimu

aku ingin memeluk

dan mencium tangamu

Do’aku selalu ada untukmu Ibu

Dia akan selalu menjagamu dalam setiap langkah muliamu

Ibuku

by: asri_ns

Rekor Baru

Wah rekor baru telah terpecahkan kembali oleh W+H, bahkan kali ini jauh lebih fantastis. :) Penasaran kan rekor apa yang telah terpecahkan? Mari kita simak ulasan berikut ini! ;)

Dua kali sudah W+H menjadi pemegang rekor ‘tertelat’, ngomong-ngomong kalian gak tahu ya apa itu W+H. Kalian bisa simak sekilas tentang W+H di ulang tahun W+H yang pertama. Sudah cukup tahu kan tentang W+H dari postingan yang saya ajukan, nah sekarang saatnya membicarakan rekor yang telah mereka pecahkan di tahun ini. Rekor apa sih?

Mungkin kalian udah berpikir jauh saat membaca judulnya. Apa kalian mengira W+H telah memecahkan rekor muri atau yang wah? Terlalu jauh deh pikirannya, W+H itu telah memecahkan rekor ‘tertelat’ selama 2 tahun ini. Continue reading

Renungan

teo-tarras-lonely-benchManusia adalah makhluk sempurna, namun kesempurnaan itu bukan berarti benar-benar sempurna tanpa masalah dan tanpa beban. Selalu ada masalah dan teka-teki kehidupan yang terkadang sulit untuk dipecahkan, dan semua itu selalu membebani membuat kita putus asa dan merasa lemah bahkan tak berdaya sama sekali. Astagfirullah… Harus bagaimanakah?

Saat aku menulis ini, aku tengah merasa gelisah karena aku takut tak dapat menjawab semua teka-teki kehidupan yang ada. Setiap masalah yang dihadapi seakan-akan adalah sebuah batas akhir dari keberhasilan dalam menjalani kehidupan. Sungguh pemikiran yang dangkal, tak seharusnya aku merasa kecil saat masalah datang menghampiri. Bangkit dan yakin, itulah yang harus ada dalam diri ini. Karena kita hanya boleh merasa kecil di hadapan Allah SWT yang maha besar dari segala yang ada di langit dan di bumi. Namun saat menghadapi masalah, janganlah merasa kecil. Besarkanlah hati dan keykinan kita, buatlah masalah itu sebagai bahan pembelajaran kedewasaan dan peningkatan kesabaran. Biarkanlah masalah itu ada, menjadi jembatan menuju Allah SWT, karena dengan masalah itu kita akan semakin dekat kepada Allah SWT.

Jangan merasa takut pada masalah, jangan mau diperdaya oleh masalah tapi buatlah masalah itu tunduk pada kita dengan sikap bijak kita. Jangan pernah lari dari masalah, sambutlah dan hadapilah. Bismillah…

Semoga apa yang aku tulis dapat aku realisasikan dalam kehidupanku, bukan sekedar penyemangat untuk diri sendiri tapi semoga semua itu adalah hal yang selalu aku lakukan saat masalah hadir.